Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Eps 1 Catatan Mahasiswa : Kenangan Semasa Hidup


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Pada saat kami sekeluarga tinggal di Kota Baru, Kalimantan Selatan. Dimana saya dibesarkan di Kota itu dan memiliki orang-orang paling berharga yang saya temui disana, baik sahabat kecil serta tetangga-tetangga yang sudah kami anggap dekat sekali seperti keluarga. Saya dilahirkan di Kota Makassar, meskipun saya tidak dilahirkan disana tetapi saya tumbuh dan dibesarkan di Kota itu. Tempat dimana saya dibesarkan. Ketika saya mengingat dan mendengar Pulau Kalimantan di bagian Selatan yaitu di Kota Banjar, saya selalu mengingat kenangan yang sangat indah pada saat masa kecil saya disana. Mengapa saya sangat mengenangkan kota itu? Dikarenakan saya mempunyai tempat tinggal (rumah yang begitu sederhana) dengan tanah yang cukup luas sehingga orang tua saya memanfaatkan tanah itu dan digunakan untuk membuka lahan dan kebun yaitu buah-buahan (rambutan, nanas, belimbing, jeruk, pisang dan kelapa) serta bunga-bunga (mawar, melati, anggrek) yang sangat indah, dibelakang kebun itu terdapat hutan yang begitu lebat dan gersang. Kami sekeluarga memanfaatkan alam tetapi keluarga saya sendiri memiliki banyak kekurangan dari segi perekonomian. Hutan itu dimana saya membantu orang tua saya mencari kayu bakar untuk memasak dirumah dikarenakan orang tua saya kemampuan perekonomiannya terbatas sehingga kami memanfaatkan kayu sebagai pengganti minyak tanah. Bapak saya bekerja sebagai nelayan, sehingga beliau jarang bertemu dan kumpul dengan kami sekeluarga. Kami sekeluarga hanya bertemu dengan bapak dalam satu tahun hanya dua kali saja, sedangkan ibu saya hanya berjualan ikan asin di pasar. Disitulah saya belajar untuk menyesuaikan diri dalam keadaan yang sebenarnya. Walaupun saya masih kecil, sekitar waktu saya masih TK tetapi saya memikirkan apa yang orang tua saya rasakan, jadi ketika saya pulang sekolah dijemput lalu kami menuju ke pasar Bersama-sama dan saya membantu hal-hal kecil untuk ibu saya walaupun saya masih dikategorikan bocah (wkwkwkwk)

Satu tahun kemudian, keluarga saya memutuskan untuk meninggalkan kota yang dipenuhi dengan banyak kenangan serta pengalaman saya sewaktu masih kecil dan pada saat itu mama, saya,adik dan kakak kedua saya kami duluan meninggalkan kota itu dan kami menuju ke Kota Kelahiran saya yaitu Kota Makassar. Selama perjalanan kami dari Kota Baru menuju Kota Makassar kami menaiki kapal laut yang bernama Darma Fery 2. Bapak dan kakak pertama saya masih tetap di Kota Baru dan mereka tinggal Bersama kakek nenek dari bapak saya. Sejujurnya saya merasa sedih dan keberatan ketika jarak keluarga kami dterpisahkan dan berjarak antar pulau L kami ke Kota Kelahiran saya kerena atas penggilan kabar duka yaitu meninggalnya kakek dari mama saya. Setelah kami sampai disana, kami hanya berebapa bulan saja. Setelah itu kami naik kapal lagi ingin menuju ke Merauke untuk memenuhi panggilan Om dari mama saya punya adik laki-laki. Perjalanan kami dari Kota Makassar menuju Biak tetapi kami singgah atau biasa dikatakan transit di Kota Kendari, lalu di Fak-Fak dan ankirnya kami sampai di Kota Biak. Alhamdulillah, kebetulan keluarga besar saya dari bapak cukup banyak jadi kami tidak susah ketika merantau meskipun kami kesusahan dengan makanan. Kami di Biak hampir tiga tahun, lalu kami berangkat lagi menuju Kota Merauke dengan menggunakan Pesawat Herkules. 

Sejujurnya, selama hidup saya baru pertama kalinya kami menaiki pesawat itu. dan ketika itu sekitar pada tahun 2007/2008. Alhamdulillah, sampailah kami di Kota tujuan kita yaitu Kota Merauke yang bisa diebut Kota Rusa, dan adik dari mama saya menyambut kami dengan penuh cinta dan kasih sayang. Saya pertama kali menginjakkan di Kota Merauke pada tahun 2008 dimana saya sudah kelas 3 SD dan saya melanjutkan sekolah saya. Setelah saya lulus, saya melanjutkan Sekolah Menengah Pertama di Muhammadiyah dan saya melanjutkan studi saya di bangku SMA yang biasa dikatakan putih abu-abu. Saya lulus studi dengan hasil yang cukup memuaskan sehingga orang tua saya merasa bangga terhadap prestasi saya. Setelah saya lulus, saya melanjutkan studi lagi di bangku perkuliahan dimana Kampus kami yang tercinta ini yaitu Universitas Musamus Merauke dengan mengambil program studi Akuntansi dan saya mendaftar pada tahun 2017.

Disitulah kenangan-kenangan yang sampai saat ini saya selalu ingat ketika yang Namanya hidup dan pelajaran ketika kita hidup susah. “ingatlah keluargamu ketika kamu sukses” aminJ

Waalaikumsalam Warohmatullahi Wabarokatuh. (KI)

Berlangganan via Email